HILANGNYA BEBERAPA ASET PEM KOT SIAPA YANG SALAH ??

 

Tempat yang indah di dalam kebon BIBIT

 

Ketua Komisi A DPRD Surabaya mengatakan, hilangnya aset Pemkot Surabaya itu awalnya ada kongkalikong antara orang dalam dan pihak luar. Contohnya Kebun Bibit dan juga Gor Pancasila. Meski Pemkot punya sertifikat kepemilikannya, tapi tidak bisa mengelola secara optimal.

Beberapa aset yang sangat santer di bicarakan adalah :

1. Kebon Bibit Bratang

2. Gelora Pancasila

Pada kasus Kebon Bibit ini terjadi Sejak tahun 2002 dimana PT SIP ( Surya Inti Permata) Menggugat ke Pengadilan tentang kepemilikian Kebon Bibit dan pengelolaannya, Namun Walau putusan Pengadilan sudah menyatakan bahwa PT SIP memenangkan Gugatan namun Pemerintah  Kota Surabaya mati matin mempertahankan. Demikian juga warga Kota Surabaya. Tempat ini sekarang menjadi Idola warga kota untuk berlibur secara gratis dan tempat belajar para siswa  untuk mengenal lingkungan dan juga satwa dan fauna.

Oleh sebab itu Kebon Bibit sekarang berganti nama menjadi “Taman Flora dan Cyberpark ” karena anda bisa beriternet ria dalam taman tersebut tinggal bawa Lap Top atau net Book atau Smart Phone ada bisa berselancar menjelajahi dunia Maya.

Menurut Kepala Bagian Hukum Surabaya Soeharto Wardoyo, dalam perda itu sangat jelas jika RTH tak boleh berubah fungsi. Apalagi, sampai saat ini, pemkot belum menerima salinan perintah dari PN Surabaya.

Ditambahkan Soeharto, SIP pernah mendapatkan izin untuk mengelola kebun bibit. Namun, izin itu terpaksa dibatalkan setelah terbit Perda 7/2002. “Pengelolaan lahan itu harus dilakukan pemerintah. Sejak tahun 2006 sudah dibentuk UPT Pengelola dan setiap tahun ada anggaran pengelolaan dari APBD,” jelas Soeharto  ( catatan berita Jatim )

Siapa yang salah ? hal berwal sejak pada waktu Walikota Bpk Soenarto ( Maaf pak Ya ) yang dengan gampangnya menjual asset asset atau pun tukar guling dengan pengusaha , anah akibatnya pemerintah selanjutnya yang harus menanggung akibatnya. Continue reading